Lingkaranrakyat.com – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Batuceper menggugat memblokir Jalan Ir. H Djuanda, Jumat (7/8/2020). Titik pemblokiran jalan dilakukan tepat di sebrang jalan Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper.
Pemblokiran jalan tidak berlangsung lama lantaran pihak kepolisian melarang massa aksi memblokir salah satu jalur. Kapolsek Batuceper Kompol Wahyudi sempat terlibat cekcok dengan massa aksi lantaran meminta mereka menepi dan tidak menutup jalan.
“Jangan menutup jalan, silakan kesini (menunjuk ke tepi jalan). Silakan sampaikan aspirasi, tiga Tahun juga saya kawal,” ujarnya berbicara pada koordinator aksi.
“Tndakan yang refresif terkait penyampaian aspirasi masyarakat dimuka umum yg dilindungi undang-undang…padahal Surat pemberitahuan aksi disampaikan 3 hari sebelum hari H ke polres metro Tangerang kota agar ada waktu untuk mensiasati Rekaya jalan.” pungkas koordinator aksi ke wartawan lingkaranrakyat.com
Permintaan Wahyudi tidak digubris oleh massa aksi dan mereka tetap melakukan unjuk rasa dengan menutup salah satu jalur Jalan Ir. H Djuanda. Kapolsek terus mendesak massa aksi untuk tidak menutup jalan.
“Jangan tutup jalan, silakan kepinggir. Atau nanti saya serahkan ke anggota.” tegasnya.
Terlihat beberapa anggota yang bertugas mendesak massa aksi menepi dan hanya menutup setengah lajur jalan.
Menanggapi tindakan petugas, Kordinator Aksi Ardiansyah mengatakan, penutupan jalan yang dilakukan ia dan massa aksi lainnya tidak sebanding dengan kerugian yang dirasakan oleh warga sekitar.
“Kami disini tidak untuk merugikan masyarakat. Kalau kami hanya satu hari menutup jalan ini, kerugiannya tidak sebanding jika dibandingkan dengan Jalan Djuanda yang selama rusak parah dan tidak diperbaiki Pemkot Tangerang,” katanya di depan puluhan masa aksi dan petugas.
Ia mengungkapkan, jalan tersebut sempat diperbaiki dengan diuji coba menggunakan mekanisme yang dilihat Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dari Youtube.
“Tapi sayangnya uji coba tersebut tidak berhasil. Kami mendesak jalan ini segera diperbaiki,” pungkasnya.(ASP)